Update 16 Juni 2017

Mega Update (16 Juni 2017)

IHSG Turun 0,29%. IHSG ditutup melemah 0,29% atau 16,61 poin ke level 5.776,28. Delapan indeks sektoral bergerak di zona merah, yang dipimpin oleh sektor aneka industri (-2,31%). Sektor yang masih mencatat penguatan adalah sektor industri dasar (+0,20%), sementara sektor konsumer bergerak flat. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 269,8 miliar.
Pelemahan IHSG disebabkan oleh aksi profit taking para pelaku pasar. Sentimen The Fed yang menaikkan suku bunganya dinilai tidak mempengaruhi dari segi domestik, dikarenakan data-data makro ekonomi Indonesia semua memberikan pertanda bahwa ekonomi Indonesia sedang bergerak ke arah yang lebih baik. Beberapa di antaranya, misalnya peringkat surat utang yang menguat, stabilitas nilai tukar rupiah, inflasi yang terkendali, dan kondusifnya iklim politik. Selain itu, suku bunga acuan BI 7-DRR yang dipertahankan tetap di level 4,75% oleh BI, dinilai BEI merupakan pertanda tingginya kepercayaan diri pemerintah atas stabilitas ekonomi Indonesia. Menjelang hari raya, penurunan aktivitas transaksi di pasar modal dinilai normal karena masyarakat banyak menarik dananya untuk kebutuhan konsumsi lebaran.

Bursa AS ditutup melemah, dimana indeks DJIA (-0,07%), indeks S&P 500 (-0,22%), dan indeks Nasdaq (-0,47%), tertekan oleh memburuknya kinerja saham teknologi. Kekhawatiran investor tentang kesehatan ekonomi juga ikut membebani. Imbal hasil obligasi AS telah turun ke level terendah sejak awal November pada hari Rabu, setelah lemahnya data inflasi dan penjualan eceran membayangi kenaikan suku bunga Fed. Data ekonomi AS lain yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa jumlah warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran turun lebih dari yang diperkirakan pekan lalu. Di sisi lain, mayoritas indeks Asia juga ditutup melemah, indeks Nikkei 225 (-0,26%), indeks Hang Seng (-0,95%), indeks Kospi (-0,46%).
Sebagai tambahan, The Fed juga mengindikasikan pelonggaran balance sheet, yang apabila pertumbuhan ekonomi sesuai dengan yang diharapkan, akan dimulai pada tahun ini dengan perbandingan obligasi dan mortgage backed securities di level 3:2. 

• ADHI Bukukan Kontrak Baru Rp 5,3 Triliun
• FPNI Targetkan Volume Penjualan Naik 17%
• Marketing Sales CTRA Hingga Mei 2017 Rp 2.6 T
• SMRA Akan Tambah Dua Mal dan Hotel
• ARII Private Placement 10% Saham
• Di 3Q17 PSAB Tentukan Fasilitas Pendanaan

8:11:04           
IHSG 5776.283  (-0.29%)           
Nikkei 19925.37  (0.35%)           
Hangseng 25565.34  (-1.2%)           
FTSE 100 7419.36  (-0.74%)           
Xetra Dax 12691.81  (-0.89%)           
Dow Jones 21359.9  (-0.07%)           
Nasdaq 6165.501  (-0.47%)           
S&P 500 2432.46  (-0.22%)           
           
Pagi ini bursa regional mixed, IHSG fluktuatif melemah terbatas (5750-5805)
           
Oil Price USD/barel 46.88 (-0.09%)           
Gold Price USD/Ounce 1254.14  (-0.36%)           
Nickel-LME (US$/ton) 8790  (-1.05%)           
Tin-LME (US$/ton) 19623  (1.43%)           
CPO Malaysia (RM/ton) 2650  (-0.93%)           
Coal EUR (US$/ton) 77.65  (-0.32%)           
Coal NWC (US$/ton) 80.25  (1.39%)           
Exchange Rate (Rp/US$) 13286  (0.105%)           
Telkom (TLK) 4376           
           
Trading Ideas (disclaimer):           
Trd. Buy: MIKA, TP 2,220-2,260, SL 2,030           
Spec.Buy: PTPP, TP 3,310-3,350, SL 3,110           
S o S: MAIN, BF 1,095, BB 1,195           
B o W: MEDC, TP 2,740-2,790, SL 2,550           
Spec.Buy: TOTL, TP 770-780, SL 725           
           
©PT. Mega Capital Sekuritas

No comments