Update 7 April 2017
Mega Update (07 April 2017)
IHSG Catat Rekor ke 5.680. IHSG mampu bangkit dan kembali memecahkan rekor baru di menit terakhir perdagangan Kamis kemarin dengan ditutup naik 0,06% atau 3,259 poin ke level 5.680,239. Laju IHSG ini hanya ditopang 2 dari 10 indeks sektoral, yakni sektor keuangan yang naik 1,75% dan agrikultur yang naik 0,08%. Sementara, sektor yang mengalami penurunan terdalam adalah pertambangan sebesar 1,33%. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp276,069 M. Performa IHSG dipicu sejumlah data kinerja emiten tahun buku 2016 serta fundamental ekonomi yang kuat.
Sementara pergerakan bursa saham AS berakhir dengan kenaikan tipis, di saat para investor mencermati arah pasar menjelang pertemuan para pimpinan AS dan China yang berpotensi menimbulkan ketegangan. Indeks S&P 500 naik 0,19%, indeks Dow Jones naik 0,07%. Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah kemungkinan Trump menggunakan hubungan perdagangan AS–China untuk menekan Beijing melakukan upaya lebih banyak dalam hal mengendalikan program nuklir Korea Utara. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah keraguan sejumlah investor akan kemampuan Trump untuk merealisasikan kebijakan pro-pertumbuhan yang dijanjikannya, seperti pemangkasan pajak, setelah kegagalan meloloskan reformasi undang-undang kesehatan melalui Kongres.
Di sisi lain, The Fed mengindikasikan perubahan kebijakan investasi obligasi tahun ini seiring tujuan untuk memangkas neraca keuangannya. Tekanan lain juga datang dari pernyataan Ketua DPR AS, Paul Ryan, bahwa tidak ada konsensus atas reformasi pajak.
• WTON Incar Kontrak Baru Rp 5,4 Triliun
• MAPI Akan Lepas 20% Saham MAP Boga Adiperkasa
• Perusahaan Patungan JV AKRA– BP Terbentuk
• GOLL Cetak Laba Rp 801 Juta
• BBCA Bagi Dividen Rp 4,9 Triliun
• BIRD Bukukan Laba RP 507 Miliar
7:44:52
IHSG 5680.239 (0.06%)
Nikkei 18718.16 (0.84%)
Hangseng 24273.72 (-0.52%)
FTSE 100 7303.2 (-0.39%)
Xetra Dax 12230.89 (0.11%)
Dow Jones 20662.95 (0.07%)
Nasdaq 5878.95 (0.25%)
S&P 500 2357.49 (0.19%)
Pagi ini bursa regional menguat, IHSG fluktuatif melemah terbatas (5,650-5,700)
Oil Price USD/barel 54.85 (-0.16%)
Gold Price USD/Ounce 1251.26 (-0.02%)
Nickel-LME (US$/ton) 10019 (-2.06%)
Tin-LME (US$/ton) 20368 (1.13%)
CPO Malaysia (RM/ton) 2909 (-0.72%)
Coal EUR (US$/ton) 76.75 (0.46%)
Coal NWC (US$/ton) 88.55 (0.17%)
Exchange Rate (Rp/US$) 13336 (0%)
Telkom (TLK) 4123
Trading Ideas (disclaimer):
Trd. Buy: BMRI, TP 12,800-13,000, SL 12,200
Spec.Buy: ADHI, TP 2,370, SL 2,230
Spec.Buy: WSKT, TP 2,400-2,420, SL 2,280
B o W: MEDC, TP 3,350-3,440, SL 2,880
S o S: TLKM, BF 4,080, BB 4,340
©PT. Mega Capital Sekuritas
IHSG Catat Rekor ke 5.680. IHSG mampu bangkit dan kembali memecahkan rekor baru di menit terakhir perdagangan Kamis kemarin dengan ditutup naik 0,06% atau 3,259 poin ke level 5.680,239. Laju IHSG ini hanya ditopang 2 dari 10 indeks sektoral, yakni sektor keuangan yang naik 1,75% dan agrikultur yang naik 0,08%. Sementara, sektor yang mengalami penurunan terdalam adalah pertambangan sebesar 1,33%. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp276,069 M. Performa IHSG dipicu sejumlah data kinerja emiten tahun buku 2016 serta fundamental ekonomi yang kuat.
Sementara pergerakan bursa saham AS berakhir dengan kenaikan tipis, di saat para investor mencermati arah pasar menjelang pertemuan para pimpinan AS dan China yang berpotensi menimbulkan ketegangan. Indeks S&P 500 naik 0,19%, indeks Dow Jones naik 0,07%. Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah kemungkinan Trump menggunakan hubungan perdagangan AS–China untuk menekan Beijing melakukan upaya lebih banyak dalam hal mengendalikan program nuklir Korea Utara. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah keraguan sejumlah investor akan kemampuan Trump untuk merealisasikan kebijakan pro-pertumbuhan yang dijanjikannya, seperti pemangkasan pajak, setelah kegagalan meloloskan reformasi undang-undang kesehatan melalui Kongres.
Di sisi lain, The Fed mengindikasikan perubahan kebijakan investasi obligasi tahun ini seiring tujuan untuk memangkas neraca keuangannya. Tekanan lain juga datang dari pernyataan Ketua DPR AS, Paul Ryan, bahwa tidak ada konsensus atas reformasi pajak.
• WTON Incar Kontrak Baru Rp 5,4 Triliun
• MAPI Akan Lepas 20% Saham MAP Boga Adiperkasa
• Perusahaan Patungan JV AKRA– BP Terbentuk
• GOLL Cetak Laba Rp 801 Juta
• BBCA Bagi Dividen Rp 4,9 Triliun
• BIRD Bukukan Laba RP 507 Miliar
7:44:52
IHSG 5680.239 (0.06%)
Nikkei 18718.16 (0.84%)
Hangseng 24273.72 (-0.52%)
FTSE 100 7303.2 (-0.39%)
Xetra Dax 12230.89 (0.11%)
Dow Jones 20662.95 (0.07%)
Nasdaq 5878.95 (0.25%)
S&P 500 2357.49 (0.19%)
Pagi ini bursa regional menguat, IHSG fluktuatif melemah terbatas (5,650-5,700)
Oil Price USD/barel 54.85 (-0.16%)
Gold Price USD/Ounce 1251.26 (-0.02%)
Nickel-LME (US$/ton) 10019 (-2.06%)
Tin-LME (US$/ton) 20368 (1.13%)
CPO Malaysia (RM/ton) 2909 (-0.72%)
Coal EUR (US$/ton) 76.75 (0.46%)
Coal NWC (US$/ton) 88.55 (0.17%)
Exchange Rate (Rp/US$) 13336 (0%)
Telkom (TLK) 4123
Trading Ideas (disclaimer):
Trd. Buy: BMRI, TP 12,800-13,000, SL 12,200
Spec.Buy: ADHI, TP 2,370, SL 2,230
Spec.Buy: WSKT, TP 2,400-2,420, SL 2,280
B o W: MEDC, TP 3,350-3,440, SL 2,880
S o S: TLKM, BF 4,080, BB 4,340
©PT. Mega Capital Sekuritas
Post a Comment