Saham 27 February 2017
- IHSG akhir pekan lalu berhasil menguat terbatas tutup di 5385,906 atau menguat 13 poin (0,2%). Perdagangan saham diwarnai aksi jual pemodal asing. Penjualan bersih asing akhir pekan lalu mencapai Rp334 miliar. Sentimen pasar terutama digerakkan sejumlah rilis kinerja 2016 emiten sektoral. Penguatan IHSG lebih dipicu aksi beli selektif atas sejumlah saham yang bergerak di aneka industri, perdagangan, konsumsi, dan manufaktur. Sedangkan tekanan jual terutama melanda saham tambang logam menyusul koreksi lanjutan di harga komoditasnya. Selama sepekan IHSG berhasil rebound 0,65% setelah pekan sebelum koreksi 0,39%.
- Pergerakan IHSG sepekan kemarin terutama dipicu sentimen rilis laba 2016 sejumlah emiten sektoral, perkembangan ekonomi AS yang kondusif dan antisipasi rencana Trump mengeluarkan kebijakan pemangkasan pajak korporasi, dan koreksi yang terjadi di komoditas tambang logam dan CPO.
- Sementara Wall Street akhir pekan lalu kembali melanjutkan tren bullish. Indeks DJIA menguat 0,05% di 20821,76. Indeks S&P dan Nasdaq masing-masing menguat 0,15% dan 0,17% di 2367,34 dan 5845,31. Pasar Wall Street tengah menanti pidato Trump di depan Kongres pekan ini (28/2). Trump diharapkan memberikan konfirmasi lanjutan atas kebijakan pemotongan pajak korporasi dan belanja pemerintah di proyek infrastruktur. Selama sepekan indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,96% dan 0,69% melanjutkan penguatan pekan sebelumnya.
- Pada perdagangan awal pekan menjelang akhir bulan Februari, IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya dalam rentang terbatas. IHSG diperkirakan akan menguji resisten kuat di 5400 dengan support di 5350 Pasar akan digerakkan dengan sejumlah isu rilis laba 2016 emiten dan rebound harga komoditas logam akhir pekan lalu di tengah penantian data inflasi Februari.
S1 5350 S2 5330 R1 5400 R2 5420
Saham Pilihan
ASII
TLKM
PGAS
ITMG
CPIN
GGRM
GJTL
HRUM
MNCN
- Pergerakan IHSG sepekan kemarin terutama dipicu sentimen rilis laba 2016 sejumlah emiten sektoral, perkembangan ekonomi AS yang kondusif dan antisipasi rencana Trump mengeluarkan kebijakan pemangkasan pajak korporasi, dan koreksi yang terjadi di komoditas tambang logam dan CPO.
- Sementara Wall Street akhir pekan lalu kembali melanjutkan tren bullish. Indeks DJIA menguat 0,05% di 20821,76. Indeks S&P dan Nasdaq masing-masing menguat 0,15% dan 0,17% di 2367,34 dan 5845,31. Pasar Wall Street tengah menanti pidato Trump di depan Kongres pekan ini (28/2). Trump diharapkan memberikan konfirmasi lanjutan atas kebijakan pemotongan pajak korporasi dan belanja pemerintah di proyek infrastruktur. Selama sepekan indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,96% dan 0,69% melanjutkan penguatan pekan sebelumnya.
- Pada perdagangan awal pekan menjelang akhir bulan Februari, IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya dalam rentang terbatas. IHSG diperkirakan akan menguji resisten kuat di 5400 dengan support di 5350 Pasar akan digerakkan dengan sejumlah isu rilis laba 2016 emiten dan rebound harga komoditas logam akhir pekan lalu di tengah penantian data inflasi Februari.
S1 5350 S2 5330 R1 5400 R2 5420
Saham Pilihan
ASII
TLKM
PGAS
ITMG
CPIN
GGRM
GJTL
HRUM
MNCN
Post a Comment