Saham 03 Januari 2017
Update (03 Januari 2017):
IHSG Menguat 15.32% di Tahun 2016. Pada hari perdagangan terakhir tahun 2016, IHSG ditutup melemah -0.11%. Namun selama tahun 2016, IHSG mengalami kenaikan sebesar 15.32% ke 5,296.71. Kenaikan IHSG tersebut merupakan yang kedua di kawasan Asia Pasifik, setelah indeks SET Thailand yang mengalami kenaikan sebesar 19.62%.
Sektor yang mengalami kenaikan terbesar adalah pertambangan, industri dasar dan aneka industri. Adapun saham menjadi top gainer adalah NIKL (+4,400%), INAF (+2,652.94%), BRPT (+1,035.66%), SMBR (+862.07%) dan DOID (+844.44%). Sedangkan investor asing membukukan total pembelian bersih senilai IDR 16.17 triliun.
Faktor internal yang mempengaruhi pergerakan indeks selama tahun 2016 adalah: program tax amnesty, rilis data ekonomi, kebijakan pemerintah dan fluktuasi nilai tukar Rupiah. Sedangkan faktor eksternal adalah: kenaikan sejumlah harga komoditas, keluarnya Inggris dari Uni Eropa, belum pulihnya ekonomi dunia, pemilihan presiden Amerika Serikat dimana Donald Trump terpilih dan kenaikan suku bunga acuan the Fed.
Wall Street ditutup melemah pada perdagangan terakhir 2016. Dari data ekonomi. Chicago PMI untuk bulan Desember berada di level 54.6, lebih rendah dari proyeksi 56.8. Namun untuk tahun 2016, Dow menguat 13.4%, Nasdaq menguat 7.5% dan S&P 500 menguat 9.5%. Untuk tahun 2017, pasar diproyeksikan akan berfokus pada rencana the Fed untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali serta kebijakan yang akan diambil oleh Donald Trump.
• SIPD Targetkan Laba Bersih +33%
• Prospek Cerah Emiten Kimia di 2017
• Bisnis SSIA Terbantu Industri Pariwisata
• PTBA Akan Rilis Obligasi Global USD 2,5 Miliar
• Sepanjang 2016 FAST Buka 35 Gerai Baru
• LPKR Selesaikan Divestasi Lippo Mall Kuta
8:18:52
IHSG 5296.711 (0%)
Nikkei 19114.37 (0%)
Hangseng 22000.56 (0%)
FTSE 100 7142.83 (0%)
Xetra Dax 11598.33 (1.02%)
Dow Jones 19762.6 (0%)
Nasdaq 5383.117 (0%)
S&P 500 2238.83 (0%)
Pagi ini bursa regional mixed, IHSG fluktuatif, melemah terbatas (5270-5330)
Oil Price USD/barel 57.2 (0.67%)
Gold Price USD/Ounce 1155.14 (0.28%)
Nickel-LME (US$/ton) 9964 (0%)
Tin-LME (US$/ton) 21205 (0%)
CPO Malaysia (RM/ton) 3218 (0%)
Coal EUR (US$/ton) 86.15 (0%)
Coal NWC (US$/ton) 94.7 (0%)
Exchange Rate (Rp/US$) 13491 (0.134%)
Telkom (TLK) 3948
Trading Ideas (disclaimer):
Spec.Buy: INTP, TP 15,825-15,950, SL 15,150
S o S: SCMA, BF 2,730, BB 2,920
Spec.Buy: ANTM, TP 940, SL 870
Spec.Buy: BSDE, TP 1,810-1,850, SL 1,700
Spec.Buy: JPFA, TP 1,535-1,575, SL 1,420
Sumber ©Mega Capital Sekuritas
Sektor yang mengalami kenaikan terbesar adalah pertambangan, industri dasar dan aneka industri. Adapun saham menjadi top gainer adalah NIKL (+4,400%), INAF (+2,652.94%), BRPT (+1,035.66%), SMBR (+862.07%) dan DOID (+844.44%). Sedangkan investor asing membukukan total pembelian bersih senilai IDR 16.17 triliun.
Faktor internal yang mempengaruhi pergerakan indeks selama tahun 2016 adalah: program tax amnesty, rilis data ekonomi, kebijakan pemerintah dan fluktuasi nilai tukar Rupiah. Sedangkan faktor eksternal adalah: kenaikan sejumlah harga komoditas, keluarnya Inggris dari Uni Eropa, belum pulihnya ekonomi dunia, pemilihan presiden Amerika Serikat dimana Donald Trump terpilih dan kenaikan suku bunga acuan the Fed.
Wall Street ditutup melemah pada perdagangan terakhir 2016. Dari data ekonomi. Chicago PMI untuk bulan Desember berada di level 54.6, lebih rendah dari proyeksi 56.8. Namun untuk tahun 2016, Dow menguat 13.4%, Nasdaq menguat 7.5% dan S&P 500 menguat 9.5%. Untuk tahun 2017, pasar diproyeksikan akan berfokus pada rencana the Fed untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali serta kebijakan yang akan diambil oleh Donald Trump.
• SIPD Targetkan Laba Bersih +33%
• Prospek Cerah Emiten Kimia di 2017
• Bisnis SSIA Terbantu Industri Pariwisata
• PTBA Akan Rilis Obligasi Global USD 2,5 Miliar
• Sepanjang 2016 FAST Buka 35 Gerai Baru
• LPKR Selesaikan Divestasi Lippo Mall Kuta
8:18:52
IHSG 5296.711 (0%)
Nikkei 19114.37 (0%)
Hangseng 22000.56 (0%)
FTSE 100 7142.83 (0%)
Xetra Dax 11598.33 (1.02%)
Dow Jones 19762.6 (0%)
Nasdaq 5383.117 (0%)
S&P 500 2238.83 (0%)
Pagi ini bursa regional mixed, IHSG fluktuatif, melemah terbatas (5270-5330)
Oil Price USD/barel 57.2 (0.67%)
Gold Price USD/Ounce 1155.14 (0.28%)
Nickel-LME (US$/ton) 9964 (0%)
Tin-LME (US$/ton) 21205 (0%)
CPO Malaysia (RM/ton) 3218 (0%)
Coal EUR (US$/ton) 86.15 (0%)
Coal NWC (US$/ton) 94.7 (0%)
Exchange Rate (Rp/US$) 13491 (0.134%)
Telkom (TLK) 3948
Trading Ideas (disclaimer):
Spec.Buy: INTP, TP 15,825-15,950, SL 15,150
S o S: SCMA, BF 2,730, BB 2,920
Spec.Buy: ANTM, TP 940, SL 870
Spec.Buy: BSDE, TP 1,810-1,850, SL 1,700
Spec.Buy: JPFA, TP 1,535-1,575, SL 1,420
Sumber ©Mega Capital Sekuritas

Post a Comment