Saham 31 Oktober2016
Update (31 Oktober2016):
IHSG Masih Berkonsolidasi.
Di akhir pekan kemarin IHSG melemah tipis sebesar 0,121%. Secara sektoral, hanya industri dasar dan keuangan yang mecatatkan penguatan sementara sisanya mengalami pelemahan. Sementara itu investor asing mencatatkan sedikit penjualan bersih sebesar 34 miliar. Adapun saham LQ45 yang menjadi top gainers antara lain SRIL, ADHI, dan ADRO sementara yang menjadi top loosers antara lain ITMG, PWON, dan MYRX.
Besok Bank Indonesia akan mengumumkan data inflasi bulan Oktober yang diperkirakan hanya mencapai 0,12% mom dan 3,29% yoy. Bank Indonesia memperkirakan tingkat inflasi di tahun ini hanya mencapai 3,1% yang merupakan batas bawah dari target inflasi tahun ini. Beberapa penyebab rendahnya inflasi tahun ini antara lain perbaikan dari sisi permintaan domestik, terjaganya ekspektasi inflasi tahun ini, harga komoditas yang cenderung rendah, dan harga pangan yang terkendali.
Indeks utama Amerika secara umum mengalami pelemahan tipis setelah FBI mengumumkan sedang melakukan investigasi surat elektronik terhadap Hillary Clinton. Indeks Dow Jones -0,05%, S&P500 -0,31% dan NASDAQ -0,5%. Sementara itu data GDP preliminary release Amerika di kuartal 3 mencapai 2,9% qoq, di atas estimasi sebesar 2,5% qoq dan naik dibandingkan dengan periode sebelumnya hanya mencapai 1,4%. Sementara itu consumer spending kuartal ketiga turun menjadi 2,3% dari periode sebelumnya sebesar 4,3%. Beberapa data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini antara lain ISM Manufacturing PMI bulan Oktober, data persediaan minyak, data ketenagakerjaan, dan keputusan suku bunga pada hari Kamis.
Bursa Asia di hari Jumat ditutup mixed dengan indeks Nikkei +0,63%, Shanghai -0,26% dan Hangseng -0,77%.
• Penjualan Neto ROTI Naik 17,3%
• INCO Rugi USD 7,02 Juta
• BWPT Rugi Rp 300,54 Miliar
• Sojitz Beli Saham DMAS Senilai Rp344.61 Miliar
• HRUM Raih Laba US$10.75 Juta Hingga September
• SMRA Bukukan Pendapatan Rp3.61 Triliun 3Q16
8:00:15
IHSG 5410.269 (-0.12%)
Nikkei 17395.89 (-0.3%)
Hangseng 22954.81 (-0.77%)
FTSE 100 6996.26 (0.14%)
Xetra Dax 10696.19 (-0.19%)
Dow Jones 18161.19 (-0.05%)
Nasdaq 5190.104 (-0.5%)
S&P 500 2126.41 (-0.31%)
Pagi ini bursa regional melemah, IHSG fluktuatif, melemah terbatas (5370-5445)
Oil Price USD/barel 49.36 (-0.7%)
Gold Price USD/Ounce 1277.38 (0.13%)
Nickel-LME (US$/ton) 10396.25 (0.64%)
Tin-LME (US$/ton) 20840 (1.19%)
CPO Malaysia (RM/ton) 2790 (0%)
Coal EUR (US$/ton) 83 (0%)
Coal NWC (US$/ton) 104 (0.24%)
Exchange Rate (Rp/US$) 13051 (0%)
Telkom (TLK) 4188
Trading Ideas (disclaimer):
B o W: CTRA, TP 1,645, SL 1,550/1,530
Spec.Buy: BBCA, TP 15,875-16,000, SL 15,350
Spec.Buy: BBNI, TP 5,625-5,675, SL 5,375
Trd. Buy: MAIN, TP 1,825-1,915, SL 1,710
S o S: UNTR, BF 20,650-20,350, BB 21,525
Sumber ©Mega Capital Indonesia
IHSG Masih Berkonsolidasi.
Di akhir pekan kemarin IHSG melemah tipis sebesar 0,121%. Secara sektoral, hanya industri dasar dan keuangan yang mecatatkan penguatan sementara sisanya mengalami pelemahan. Sementara itu investor asing mencatatkan sedikit penjualan bersih sebesar 34 miliar. Adapun saham LQ45 yang menjadi top gainers antara lain SRIL, ADHI, dan ADRO sementara yang menjadi top loosers antara lain ITMG, PWON, dan MYRX.
Besok Bank Indonesia akan mengumumkan data inflasi bulan Oktober yang diperkirakan hanya mencapai 0,12% mom dan 3,29% yoy. Bank Indonesia memperkirakan tingkat inflasi di tahun ini hanya mencapai 3,1% yang merupakan batas bawah dari target inflasi tahun ini. Beberapa penyebab rendahnya inflasi tahun ini antara lain perbaikan dari sisi permintaan domestik, terjaganya ekspektasi inflasi tahun ini, harga komoditas yang cenderung rendah, dan harga pangan yang terkendali.
Indeks utama Amerika secara umum mengalami pelemahan tipis setelah FBI mengumumkan sedang melakukan investigasi surat elektronik terhadap Hillary Clinton. Indeks Dow Jones -0,05%, S&P500 -0,31% dan NASDAQ -0,5%. Sementara itu data GDP preliminary release Amerika di kuartal 3 mencapai 2,9% qoq, di atas estimasi sebesar 2,5% qoq dan naik dibandingkan dengan periode sebelumnya hanya mencapai 1,4%. Sementara itu consumer spending kuartal ketiga turun menjadi 2,3% dari periode sebelumnya sebesar 4,3%. Beberapa data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini antara lain ISM Manufacturing PMI bulan Oktober, data persediaan minyak, data ketenagakerjaan, dan keputusan suku bunga pada hari Kamis.
Bursa Asia di hari Jumat ditutup mixed dengan indeks Nikkei +0,63%, Shanghai -0,26% dan Hangseng -0,77%.
• Penjualan Neto ROTI Naik 17,3%
• INCO Rugi USD 7,02 Juta
• BWPT Rugi Rp 300,54 Miliar
• Sojitz Beli Saham DMAS Senilai Rp344.61 Miliar
• HRUM Raih Laba US$10.75 Juta Hingga September
• SMRA Bukukan Pendapatan Rp3.61 Triliun 3Q16
8:00:15
IHSG 5410.269 (-0.12%)
Nikkei 17395.89 (-0.3%)
Hangseng 22954.81 (-0.77%)
FTSE 100 6996.26 (0.14%)
Xetra Dax 10696.19 (-0.19%)
Dow Jones 18161.19 (-0.05%)
Nasdaq 5190.104 (-0.5%)
S&P 500 2126.41 (-0.31%)
Pagi ini bursa regional melemah, IHSG fluktuatif, melemah terbatas (5370-5445)
Oil Price USD/barel 49.36 (-0.7%)
Gold Price USD/Ounce 1277.38 (0.13%)
Nickel-LME (US$/ton) 10396.25 (0.64%)
Tin-LME (US$/ton) 20840 (1.19%)
CPO Malaysia (RM/ton) 2790 (0%)
Coal EUR (US$/ton) 83 (0%)
Coal NWC (US$/ton) 104 (0.24%)
Exchange Rate (Rp/US$) 13051 (0%)
Telkom (TLK) 4188
Trading Ideas (disclaimer):
B o W: CTRA, TP 1,645, SL 1,550/1,530
Spec.Buy: BBCA, TP 15,875-16,000, SL 15,350
Spec.Buy: BBNI, TP 5,625-5,675, SL 5,375
Trd. Buy: MAIN, TP 1,825-1,915, SL 1,710
S o S: UNTR, BF 20,650-20,350, BB 21,525
Sumber ©Mega Capital Indonesia

Post a Comment